Tugas Pokok dan Fungsi Direktorat Bina Kesehatan Kerja dan Olahraga

Oleh : pada 21 March 2011

Direktorat Bina Kesehatan Kerja dan Olahraga mempunyai tugas melaksanakan penyiapan perumusan dan pelaksanaan kebijakan, dan penyusunan norma, standar, prosedur, dan kriteria, serta bimbingan teknis dan evaluasi di bidang bina kesehatan kerja dan olahraga.

Dalam melaksanakan tugas, Direktorat Bina Kesehatan Kerja dan Olah Raga menyelenggarakan fungsi:

  1. penyiapan perumusan kebijakan di bidang bina pelayanan kesehatan kerja, bina kapasitas kerja, bina lingkungan kerja, bina kemitraan  kesehatan kerja, dan bina kesehatan perkotaan dan olahraga;
  2. pelaksanaan kegiatan di bidang bina pelayanan kesehatan kerja, bina kapasitas kerja, bina lingkungan kerja, bina kemitraan  kesehatan kerja, dan bina kesehatan perkotaan dan olahraga;
  3. penyiapan penyusunan norma, standar, prosedur, dan kriteria di bidang bina pelayanan kesehatan kerja, bina kapasitas kerja, bina lingkungan kerja, bina kemitraan  kesehatan kerja, dan bina kesehatan perkotaan dan olahraga;
  4. penyiapan pemberian bimbingan teknis di bidang bina pelayanan kesehatan kerja, bina kapasitas kerja, bina lingkungan kerja, bina kemitraan kesehatan kerja, dan bina kesehatan perkotaan dan olahraga;
  5. evaluasi dan penyusunan laporan pelaksanaan kebijakan di bidang bina pelayanan kesehatan kerja, bina kapasitas kerja, bina lingkungan kerja, bina kemitraan kesehatan kerja dan bina kesehatan perkotaan dan olahraga; dan
  6. pelaksanaan urusan tata usaha dan rumah tangga Direktorat.

Direktorat Bina Kesehatan Kerja dan Olahraga terdiri atas:

  1. Subdirektorat Bina Pelayanan Kesehatan Kerja;
  2. Subdirektorat Bina Kapasitas Kerja;
  3. Subdirektorat Bina Lingkungan Kerja;
  4. Subdirektorat Bina Kemitraan Kesehatan Kerja;
  5. Subdirektorat Bina Kesehatan Perkotaan dan Olahraga;
  6. Sub Bagian Tata Usaha; dan
  7. Kelompok Jabatan Fungsional.

Subdirektorat Bina Pelayanan Kesehatan Kerja

Tugas : melaksanakan penyiapan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan penyusunan norma, standar, prosedur, dan kriteria, serta bimbingan teknis, evaluasi dan penyusunan laporan di  bidang bina pelayanan kesehatan kerja.

Fungsi :

  1. penyiapan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan di bidang bina pelayanan kesehatan kerja;
  2. penyiapan bahan penyusunan norma, standar, prosedur, dan kriteria di bidang bina pelayanan kesehatan kerja;
  3. penyiapan bahan bimbingan teknis di bidang bina pelayanan kesehatan kerja; dan
  4. penyiapan bahan evaluasi dan penyusunan laporan pelaksanaan kebijakan di bidang bina pelayanan kesehatan kerja.

Subdirektorat Bina Pelayanan Kesehatan Kerja terdiri atas:

  1. Seksi Standardisasi; dan
  2. Seksi Bimbingan dan Evaluasi.

(1)  Seksi Standardisasi mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan, dan penyusunan norma, standar, prosedur, dan kriteria di bidang pelayanan kesehatan kerja.
(2)  Seksi Bimbingan dan Evaluasi mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan bimbingan teknis, pemantauan, dan evaluasi, serta penyusunan laporan di bidang pelayanan kesehatan kerja.

Subdirektorat Bina Kapasitas Kerja

Tugas : melaksanakan penyiapan bahan  perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan penyusunan norma, standar, prosedur, dan kriteria, serta bimbingan teknis, evaluasi, dan penyusunan laporan di  bidang kapasitas kerja.

Fungsi :

  1. penyiapan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan di bidang bina kapasitas kerja;
  2. penyiapan bahan penyusunan norma, standar, prosedur, dan kriteria di bidang bina kapasitas kerja;
  3. penyiapan bahan bimbingan teknis di bidang bina kapasitas kerja; dan
  4. penyiapan bahan evaluasi dan penyusunan laporan pelaksanaan kebijakan di bidang bina kapasitas kerja.

Subdirektorat Bina Kapasitas Kerja terdiri atas:

  1. Seksi Standardisasi; dan
  2. Seksi Bimbingan  dan Evaluasi.

(1)    Seksi Standardisasi mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan penyusunan norma, standar, prosedur, dan kriteria di bidang kapasitas kerja.
(2)   Seksi Bimbingan dan Evaluasi mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan bimbingan teknis, pemantauan, dan evaluasi, serta penyusunan laporan di bidang kapasitas kerja.

Subdirektorat Bina Lingkungan Kerja

Tugas : melaksanakan penyiapan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan penyusunan norma, standar, prosedur, dan kriteria, serta bimbingan teknis, evaluasi, dan penyusunan laporan di  bidang lingkungan kerja.

Fungsi :

  1. penyiapan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan di bidang bina lingkungan kerja;
  2. penyiapan bahan penyusunan norma, standar, prosedur, dan kriteria di bidang bina lingkungan kerja;
  3. penyiapan bahan  bimbingan teknis di bidang bina lingkungan kerja; dan
  4. penyiapan bahan evaluasi dan penyusunan laporan pelaksanaan kebijakan di bidang bina lingkungan kerja.

Subdirektorat Bina Lingkungan Kerja  terdiri atas:

  1. Seksi Standardisasi; dan
  2. Seksi Bimbingan  dan Evaluasi .

(1)  Seksi Standardisasi mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan penyusunan norma, standar, prosedur, dan kriteria di bidang lingkungan kerja.
(2)  Seksi Bimbingan dan Evaluasi mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan bimbingan teknis, pemantauan, dan evaluasi, serta penyusunan laporan di bidang lingkungan kerja.

Subdirektorat Bina Kemitraan Kesehatan Kerja

Tugas : melaksanakan penyiapan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan penyusunan norma, standar, prosedur, dan kriteria, serta bimbingan teknis, evaluasi, dan penyusunan laporan di bidang bina kemitraan kesehatan kerja.

Fungsi :

  1. penyiapan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan di bidang bina kemitraan kesehatan kerja;
  2. penyiapan bahan penyusunan norma, standar, prosedur, dan kriteria di bidang bina kemitraan  kesehatan kerja;
  3. penyiapan bahan bimbingan teknis di bidang bina kemitraan kesehatan kerja; dan
  4. penyiapan bahan evaluasi dan penyusunan laporan pelaksanaan kebijakan di bidang bina kemitraan  kesehatan kerja.

Subdirektorat Bina Kemitraan Kesehatan Kerja  terdiri atas:

  1. Seksi Standardisasi; dan
  2. Seksi Bimbingan dan Evaluasi.

(1)      Seksi Standardisasi mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan penyusunan norma, standar, prosedur, dan kriteria di bidang kemitraan  kesehatan kerja.
(2)      Seksi Bimbingan dan Evaluasi mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan bimbingan teknis, pemantauan, dan evaluasi, serta penyusunan laporan di bidang kemitraan  kesehatan kerja.

Subdirektorat Bina Kesehatan Perkotaan dan Olahraga

Tugas : melaksanakan penyiapan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan penyusunan norma, standar, prosedur, dan kriteria, serta bimbingan teknis, evaluasi dan penyusunan laporan di bidang bina kesehatan perkotaan dan olahraga.

Fungsi :

  1. penyiapan bahan perumusan kebijakan di bidang bina kesehatan perkotaan dan olahraga;
  2. penyiapan bahan penyusunan norma, standar, prosedur, dan kriteria di bidang bina kesehatan perkotaan dan olahraga;
  3. penyiapan bahan bimbingan teknis di bidang bina kesehatan perkotaan dan olahraga; dan
  4. penyiapan bahan evaluasi dan penyusunan laporan pelaksanaan kebijakan di bidang bina kesehatan perkotaan dan olahraga.

Subdirektorat Bina Kesehatan Perkotaan dan Olahraga terdiri atas:

  1. Seksi Standardisasi; dan
  2. Seksi Bimbingan  dan Evaluasi.

(1)    Seksi Standardisasi mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan penyusunan norma, standar, prosedur, dan kriteria di bidang kesehatan perkotaan dan olahraga.
(2)    Seksi Bimbingan dan Evaluasi mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan bimbingan teknis, pemantauan, dan evaluasi, serta penyusunan laporan di bidang kesehatan perkotaan dan olahraga.

Sub Bagian Tata Usaha

Tugas : melakukan urusan tata usaha dan rumah tangga Direktorat.


Kategori : Uncategorized

2 tanggapan pada “Tugas Pokok dan Fungsi Direktorat Bina Kesehatan Kerja dan Olahraga

  • Salim

    praktisi K3 RUMAH SAKIT WAHIDIN SUDIROHUSODO MAKASSAR

  • Salim

    Salut dengan Direktorat Bina Kesehatan Kerja dan Olahraga, tapi sayangnya tidak ada subdirektorat bina pelayanan K3RS yang khusus melakukan pengawasan, perumusan serta penerapan program K3RS, pada hal tenaga kerja di bawah Kemenkes adalah sebagian besar bekerja di RS seluruh Indonesia dan puskesmas, dimana RS adalah tempat kerja yang sangat berisiko.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Pencarian

Aplikasi

BOK

Dokumentasi Kegiatan

Link to Dokumentasi KegiatanLink to Dokumentasi KegiatanLink to Dokumentasi KegiatanLink to Dokumentasi KegiatanLink to Dokumentasi KegiatanLink to Dokumentasi KegiatanLink to Dokumentasi KegiatanLink to Dokumentasi KegiatanLink to Dokumentasi KegiatanLink to Dokumentasi Kegiatan

Referensi

Jumlah Pengunjung

Ganti ke versi mobile